zh-chs en id

Hori & Shiro, 2 Singa Jantan Penghuni Baru Taman Rimbo Zoo

Ditulis oleh Dike on . Posted in Berita

Shiro dan Hori, dua singa jantan yang dihibahkan dari Taman Safari Indonesia tiba di Taman Rimbo Jambi pada jumat malam 12 Agustus 2016. Hewan asli dari daratan Afrika ini, lahir di Taman Safari, 28 Agustus tahun 2007. Shiro dan Hori adalah anakan dari pejantan Frans dan betina Sonia. Shiro dan Hori sekarang berusia 9 tahun.

Alhamdulillah pemindahan dua singa itu ke Jambi berjalan lancar. Sekarang, sudah tenang di kandang luas. Ada beberapa luka lecet di muka yang disebabkan selama perjalanan, namun luka itu bisa kering dalam waktu satu pekan disemprot obat. Selama perjalanan dari Bogor ke Jambi, kedua singa itu tidak dibius.

Sewaktu masih di Taman Safari, sebelum diberangkatkan, singa-singa itu sudah dilatih di kandang transport baru kemudian siap untuk diberangkatkan. Kini setelah sampai di Taman Rimbo Jambi, Keduanya harus adaptasi dulu di kandang tidur dan kandang peraga dalam 1 minggu ini baru bisa dipertontonkan.

Kedatangan singa ini diharapkan dapat menjadi kado dan menghibur masyarakat jambi khususnya pada momen Idul Adha bulan depan.

Kedatangan Tim Kementerian Pariwisata RI

Ditulis oleh Dike on . Posted in Berita

Penyebaran Kuesioner yang dilaksanakan oleh Tim dari Kementerian Pariwisata RI dimaksudkan untuk memberikan data dan informasi akurat, valid dan reliabel yang dibutuhkan oleh Kementerian Pariwisata dalam menyusun strategi pemasaran Daerah Tujuan Wisata Buatan (DTW Buatan) Se-Indonesia. Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi menjadi salah satu sampel dalam penelitian ini, selain juga Kampoeng Radja yang juga masuk sebagai sampel mewakili dari Provinsi Jambi.

Tim bergerak mulai dari tanggal 6 Agustus hingga 7 Agustus 2016, terdiri dari 3 orang staf dari Kementerian Pariwasat RI dan satu orang staf dari Dinas Pariwisata Provinsi Jambi. Dalam penyebaran kuesioner ini Tim juga dibantu oleh 3 orang petugas Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi.

Menurut Eko (anggota Tim Kemenpar), Ke depannya, penelitian ini akan terus berlanjut dengan tindak lanjut berikutnya mengingat Kementerian Pariwisata benar-benar fokus dalam mengelola potensi dari Daerah Tujuan Wisata Buatan. menurut data-data dan informasi ternyata Destinasi Wisata Buatan juga memiliki jumlah kunjungan yang tinggi terutama dari wisatawan nusantara. oleh karena itu Kementerian Pariwisata serius dalam menggarap strategi untuk pemasaran destinasi wisata buatan ini yang tidak terlepas dari program Pemerintah dalam memasarkan obyek wisata dalam negeri dengan semboyan "Pesona Indonesia" nya.

 

5 Jenis Satwa Koleksi Baru Taman Rimbo Zoo

Ditulis oleh Dike on . Posted in Berita

Taman Rimbo Zoo mendatangkan lima jenis satwa untuk menambah koleksinya. Penambahan koleksi satwa ini bertujuan untuk memberikan Surprise bagi masyarakat jambi pada Lebaran Idul Adha nanti. Tak hanya Tupai Belang Tiga yang merupakan warga baru di Taman Rimbo Zoo, ada sepasang Burung Kuwau, sepasang Burung Jalak Bali, sepasang Ayam kapas dan sepasang Ayam Mutiara Putih. Satwa-satwa ini didapatkan dengan memberikan biaya penggantian pakan.

Kami berharap Taman Rimbo Zoo bisa tambah ramai lagi pengunjungnya, karena Kebun Binatang Taman Rimbo selain memiliki fungsi sebagai : Tempat Konservasi, Rekreasi dan Edukasi, juga memiliki fungsi sebagai Penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) terbesar bagi Provinsi Jambi.

Elang Laut Dada Putih

Ditulis oleh Administrator on . Posted in Berita

Elang-laut dada-putih dengan nama latin Haliaeetus leucogaster, salah satu koleksi TRZoo jambi, dijuluki mesin terbang hidup yang paling mengesankan di bumi ini, dan julukan itu bukannya tanpa alasan. Dengan bentangan sayap sepanjang tiga meter, burung laut terbesar ini sanggup terbang hingga kecepatan 115 kilometer per jam. Elang laut memang tampak kaku di darat, tetapi di angkasa dia benar-benar anggun dan menakjubkan untuk dipandang. Elang laut dada putih adalah burung yang di jadikan fauna identitas Kabupaten Jepara.

Downloadhttp://bigtheme.net/joomla Joomla Templates