zh-chs en id

Sejarah TR Zoo Jambi

Kebun Binatang Taman Rimbo sudah ada sejak tahun 1960-an, namun ketika itu belum bernama seperti sekarang ini dan lokasinya bukan di tempat sekarang. Saat itu, kebun binatang ada di Broni (di lokasi inisekarangdibangun Ratu Hotel and Resort). Di tahun 1973, kebun binatang dipindah ke Palmerah dan disatukan dengan tempat bermain anak-anak, taman rekreasi, dan panti asuhan. Tempat ini diberi nama Kebun Binatang Taman Ria Aneka Rimba Jambi. Menjelang 1997, taman bermain anak-anak sudah tidak ada lagi, tinggal menyisakan kebun binatang dan rumah adat Provinsi Jambi.

 

Pada tahun 1997, lokasi ini dijadikan sebagai tempat Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional. Untuk keperluan ini kebun binatang pun digeser sekitar 200 meter ke sebelah barat di tempat sekarang ini. Sebagian besar kandang dipindah ke lokasi baru, dan menyisakan sejumlah kandang di lokasi lama. Di lokasi baru dibangun kandang gajah, kandang beruang,kandang burung, kandang babi/kasuari, kandang musang, dan kandang ular.

 

Padatahun 2008, pengelola memindahkan sejumlah kandang di lokasi lama dan digabungkan dengan tempat yang baru. Tempat baru ini memiliki luas sekitar 2 hektar. Menandai penyatuan kandang-kandang ini, pengelola ingin member nama baru kebun binatang. Penamaan baru ini disayembarakan, pengumumannya dilakukan melalui Jambi Independen. Akhirnya pengelola berhasil memilih tujuh calon nama kebun binatang, yaitu Taman Raja Jambi, Taman Rimba Pinang Masak  Jambi, Taman Satwa Wisata Pinang Merah Jambi, Kebun Binatang PaalMerah Jambi, Kebun Binatang PutriPinang Masak Jambi, Taman Satwa Putri Pinang Masak Jambi, dan Kebun Binatang Taman Rimbo. Ketujuh usulan nama baru kebun binatang ini diusulkan ke gubernur Jambi saat itu, Zulkifli Nurdin.  Ternyata, gubernur memilih nama Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi. Pada 7 November 2008, gubernur memutuskan memilih nama Kebun Binatang Taman Rimbo. Selanjutnya, tanggal 7 November ini diperingat sebagai hari jadi Kebun Binatang Taman Rimbo.

 

Pengelola ingin penggantian nama kebun binatang ini diresmikan oleh gubernur. Pergantian nama menandai dimulainya pembenahan kebun binatang setelah tidur panjang selama kurang lebih 35 tahun. Acara peresmian penggantian nama ini dilakukan pada 15 Desember 2008. Namun, ternyata ketika sudah di kebun binatang Zulkifli Nurdin membatalkan acara peresmian tersebut. Rupanya, telah terjadi kesalahpahaman. Gubernur mengira dirinya diminta untuk meresmikan kebun binatang baru, tapi dirinya melihat belum ada perubahan di kebun binatang. Gubernur juga melihat kondisi kebun binatang masih kotor. Padahal, pengelola hanya mengagendakan peresmian nama baru. Akhirnya, peresmian nama baru ini dilakukan oleh Asisten II Setda Provinsi Jambi.

 

Pada tahun 2013, Kebun Binatang Taman Rimbo mendapat tambahan lahan di lokasi lama (sebelah timur) seluas sekitar 6 hektar.Namun, sebagian lahan di  kebun binatang saat ini (sebelah barat) bakal dibongkar karena akan dijadikan jalan menuju Bandara Sultan Thaha Saifuddin. Kandang singa dan kandang harimau bakal dipindah ke lahan baru yang seluas 6 hektar.

 

Downloadhttp://bigtheme.net/joomla Joomla Templates